Selasa, 21 Agustus
Pagi itu Aldo di ajak orang
tuanya pergi ke rumah temennya, Aldo sebernernya gg mau ikut tapi apa boleh
buat mereka maksa katanya buat silaturami, temen orang tua Aldo atau bisa
dibilang om Bobi ma tante Ratih di karenakan maklum om Bobi itu temen SMA bokap
gua dah lama banget gg ketemu. Hari itu juga' kebetulan gua ada libur, mereka
bilang dari pada Aldo diem di rumah, mending ikut,,, padahal ia mending milih
tidur dirumah daripada ikut mereka, okee
Aldo berangkat jam 09.00 pagi, rumah temen orang tua Aldo emang radak jauh dari
tempat Aldo kira" mereka sampe' jam 10.00, sampai di sana Aldo dan
keluarganya di sambut hangat, emang sih pertama Aldo baik-baik aja
, tapi saat sesi orang tuanya ma om Bobi + tante Ratih mulai sudah asik ngobrol mulai Aldo dicuek'in, dieeem, gg tau mau ngapain, maklum yang di bicarain mereka buat Aldo gg penting, tapi mau gg mau dia dengerin. Kata tante Ratih dia punya anak tapi anaknya lagi maen ke rumah eyangnya. Wuahhh, Aldo kecewa dan bertanya" ngapain dia ikut. -__-".
, tapi saat sesi orang tuanya ma om Bobi + tante Ratih mulai sudah asik ngobrol mulai Aldo dicuek'in, dieeem, gg tau mau ngapain, maklum yang di bicarain mereka buat Aldo gg penting, tapi mau gg mau dia dengerin. Kata tante Ratih dia punya anak tapi anaknya lagi maen ke rumah eyangnya. Wuahhh, Aldo kecewa dan bertanya" ngapain dia ikut. -__-".
Kebelet, Aldo izin ke kamar
kecil, setelah di liat" rumah om Bobi asik juga' cukup gede dan banyak
barang antik di dalem rumah, dimaklumi dari tadi dia ma orang tuanya di luar
teras gg sampe masuk rumah. Walaupun ada kesan mistis tapi Aldo coba' nyari
kamar kecilnya meskipun agak takut, Aldo coba' maklumi ( sebenernya
kepaksa) om Bobi ma tante Ratih lagi
asik ngobrol bareng orang tuanya jadi apa boleh buat dia cuman di tunjukkin ancer"nya.
-__-".
Setelah ketemu kamar kecil,
langkahnya mau masuk, di satu kamar tiba" dia denger suara, Aldo rasa
mungkin kucing,, Aldo masuk ke kamar kecil tapi seleseinya dia masih juga'
penasaran apa suara tadi, perlahan dia buka pintu kamar tadi, ternyata bukan
kucing seorang anak laki" yang kira" seumuran dia di pasung dan ia
menangis melihat Aldo, Aldo coba' beraniin tuh buat deketin tapi waktu ia mau
deketin tiba" ia melotot ke arah Aldo, Secara Aldo kaget pintu langsung di
tutup dan langsung cepet" keluar. Mau coba' tanyak' ke om Bobi ma tante
Ratih tapi Aldo gg berani, orang tuanya tanya' kenapa muka tiba" pucat,
gimana gg pucat secara dia habis schock tadi. Aldo cuma jawab gua tiba" gg
enak badan, mendengar itu tidak lama orang tuanya langsung mengajak Aldo
pulang, di jalan pulang dia masih kepikiran siapa anak tadi. Aldo coba' tanyak
ke orang tuanya siapa anak itu, tapi bokapnya gg tau, kata tante Ratih anaknya
di rumah eyangnya dan setau bokapnya mereka hanya punya satu anak, mungkin
pembantunya yang lagi dihukum pendapat bokapnya, Aldo masih bertanya-tanya
jujur ia masih gg yakin kalau itu pembantunya.
Dan tau malamnya Aldo di buat
gg bisa tidur mikir siapa sebenarnya anak itu, apalagi waktu itu hujan dan saat
dia gg sengaja tu liat ke arah jendela ada bayangan item. Jantung Aldo cepet mendadak, apalagi dia liat
lagi udah gg ada,, padahal justru malah gg ada, bikin jantungnya makin cepet,
dia coba ademin rasa takutnya, ambil selimut, di tutupin tubuhnya pake'
selimut.
Rabu, 22 Agustus
Paginya 07.00 Aldo telat
sekolah, padahal emang sengaja tu dia telat"in hari itu, lagi gg mut
sekolah. Aldo masih penasaran sama anak kemaren tu, dia panggil soibnya Reno
buat temenin dia bolos + nyelidikin tu anak. Reno emang soibnya banget, setelah
Aldo ceritain tu ceritanya, Reno respect dan penasaran juga',, oke sekitar
setengah 8 Aldo ketemuan sama Reno, mereka langsung cabut ke rumah Boby alias
om Boby,,,, pukul 8.30 mereka nyampek,
tangan Aldo mulai gemeter, dia tau itu tandanya dia gg boleh masuk, tapi rasa
penasarannya lebih gede dari gemeternya.
Aldo dan Reno mulai perlahan
masuk di luar rumahnya tampak kosong mungkin om Boby ma tante Ratih lagi
kerja,,, oke itu kesempatan mereka buat masuk tanpa ketauan pemilik rumah.
Mereka cari tau tempat buat mereka masuk, karena pintu masuk di kunci, ternyata
ada jendela yang gampang banget buat mereka masuk lewat situ. Sesudah masuk,
Aldo cari ruangan kemaren anak itu ada, tapi di situ kosong, pasungnya sudah
terlepas, jantung gua kembali cepat, Reno tanya mana anak yang Aldo ceritain,
Aldo cuma bisa geleng", mungkin pergi bareng tante Ratih ma om Boby.
Selanjutnya, mereka putusin buat coba nyari tau informasi siapa anak itu, semua
kamar ruangan sudah mereka cari, alhasil waktu gua masuk kamar om Boby ada
sebuah foto, dan foto itu terdapat om Boby dan tante Ratih bareng anak kecil
seumuran 5 tahun, dan anehnya anak itu mirip banget ma anak yang Aldo liat
waktu itu, Aldo yakin karna dia masih bisa inget jelas wajah anak itu, Reno
berpendapat mungkin yang di foto masa kecilnya anak itu, Aldo semakin
penasaran, masih di kamar om Boby. Aldo geledah lemari dan ada beberapa
dokumen, sebuah dokumen yang ia baca isinya Dido terdiagnosis penyakit
Disability Identity Disorder atau "Kepribadian
Ganda"
otomatis mereka bertanya" siapa Dido
?. Dan di beberapa dokumen ada juga' satu akte kelahiran, dan itu kelahiran
Dido yang ternyata anak om Boby ma tante Ratih. Setelah itu gua cepet"
putusin langsung pulang karna gg mungkin gua lama-lama di situ, takut ketauan.
Jam sudah nunjukkin 12.30
Aldo ma Reno langsung ke motor, Di situ mereka kaget, gimana gg di motor Aldo
ada kertas, yang tulisannya "Jangan Ikut Campur atau Mati" siapa yang
gg kaget liat tulisan itu, apalagi di situ gg ada orang, Aldo ma Reno langsung cabut cepet".
Sampe' rumah Aldo masih mikir tentang peristiwa tadi, Aldo emang takut tapi
rasa penasarannya jauh lebih besar dari rasa takutnya dan ia putusin lanjutin
mencari tau tentang keluarga Boby besok. Hari sudah larut malam, tapi saat Aldo
mau tidur jantungnya seakan di terapi lagi, bayangan itu muncul lagi dan mengetok-ngetok
jendelanya, dia coba nggk nggirauin untung kembali bayangan itu pergi.
Kamis, 23 Agustus
Kemudian esoknya Aldo ke
sekolah seperti biasa, dia putusin mau mengajak Reno buat ngelanjutin
penyelidikan lagi, tapi dia mengurungkan niat itu karena sesampai di sekolah
dia kaget, dia denger kabar kalau Reno meninggal, tanpa pikir panjang Aldo
langsung ke rumah Reno. Dia liat mayat Reno mati, kata nyokapnya Reno mati di
kamar dengan darah bercucuran di kepala, kamar Reno emang berantakan dan banyak
darah saat Aldo masuk ke kamar Reno, jedela pecah, tetapi Aldo semakin kaget
ada tulisan dari darah Reno bertuliskan "BUKAN DODI". Aldo langsung
pulang, dia bertanya" apa maksud dari Reno, dia ambil nomer om Boby dari
hp bokap gua, tapi waktu Aldo coba' hubungi, nomernya gg bisa aktif, begitu
juga' nomer tante Ratih semuanya gg bisa dia hubungi, Aldo tanya' bokapnya yang
bikin dia kaget om Boby ma tante Ratih katanya mati 2 hari lalu, malam hari,
tepat hari dimana Aldo dan orangtuanya ke sana,
dan bokap gua emang belum sempet kabarin gua. Malamnya Aldo beraniin
diri mau cari tau siapa sebenernya bayangan itu meskipun ada rasa takut, tapi
sayangnya bayangan itu gg muncul lagi. Mau tidur dia masih kepikiran soal
kematian tante Ratih, om Boby juga' Reno dan pesan Reno dengan darahnya, Aldo
putusin besok buat ke rumah om Boby cari sendiri informasi soal matinya mereka.
Setelah tertidur Aldo di bangunkan oleh suara minta tolong, dan pada saat ia
membuka mata di depannya berdiri anak yang kemarin ia liat di pasung meminta
tolong, tapi sejenak ia langsung melotot,,,,,,,
Jum'at, 24 Agustus
Keesokan harinya Aldo di
temukan orang tuanya tewas di kamar sama seperti halnya Reno kamarnya
berantakan, jendela pecah dan kepalanya bercucuran darah,,,,,,,,,,,
Kerennn..
BalasHapuskomback ya.. hihi